LSM FAKSI ACEH : DESAK KPK USUT TUNTAS PROYEK JALAN ELAK IDI DAN KANTOR BUPATI ACEH TIMUR

LSM FAKSI ACEH : DESAK KPK USUT TUNTAS PROYEK JALAN ELAK IDI DAN KANTOR BUPATI ACEH TIMUR

 

Dinastinews.com Aceh |Kordinator Front Anti Kejahatan Sosial (FAKSI) Aceh, Ronny H mendesak KPK mengusut proyek pembangunan jalan elak yang telah lama mangkrak serta proyek pembangunan Gedung Kantor Bupati Aceh Timur, yang diduga telah banyak menguras anggaran dan tidak transparan pembangunannya.

” Kami minta KPK usut tuntas dua proyek besar ini, juga proyek lainnya yang diduga mangkrak dan merugikan keuangan negara” kata Ronny. Selasa (4/4/2023).

Ketua Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Propinsi Aceh itu mengungkapkan sejumlah proyek yang diduga bermasalah dan merugikan negara tersebut, diduga luput dari pandangan penegak hukum di Aceh Timur. Padahal keberadaan proyek² bermasalah tersebut sangat menonjol dan mencolok mata.

” Padahal semua itu proyek² unggulan yang dikerjakan secara tidak jelas, menghabiskan anggaran negara diduga hingga puluhan miliar setiap tahunnya, tapi tidak siap² dan tidak menentu penyelesaiannya, belum lagi proyek² lain yang diduga juga bermasalah beberapa tahun terakhir ini, tapi kesannya tidak tersentuh hukum” ungkap Ronny.

Dia juga menyinggung sejumlah program bantuan pemerintah pusat khususnya bagi Fakir – Miskin di Aceh Timur, seperti bantuan Rumah Dhuafa – dan ribuan rumah rehab yang diduga disunat oleh oknum² tertentu ditingkat lapangan, bahkan diklaim sebagai bantuan dari pejabat tertentu, juga luput dari pandangan penegak hukum selama ini.

” Selain dua proyek besar tadi, ada juga proyek² bantuan lainnya yang berbasis rakyat miskin juga diduga penuh penyimpangan dan permainan berbau KKN, yang luput dari penegak hukum, jadi kami minta KPK turun tangan juga soal ini” ungkap putera Idi Rayeuk itu.

Dia membocorkan bahwa pihaknya akan melakukan aksi khusus untuk mendesak KPK dan penegak hukum memperhatikan tuntutannya secepat mungkin pada ramadhan ini.

” Kami tidak akan pernah diam soal kasus² tersebut, dan kami akan gelar aksi khusus dan beberapa langkah lainnya jika memang suara kami tidak didengarkan” pungkas alumni Universitas Ekasakti itu menutup keterangannya []

Ronnyganesha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *